Posted on

Sampah Plastik dan Usaha Monggo untuk Menguranginya

Sudah lebih dari 8.3 milliar plastik diproduksi sejak 1950. Beratnya setara dengan 80 juta paus, 1 juta gajah, atau 822.000 menara eiffel. Sayangnya, hanya 9% dari jumlah tersebut yang sudah didaur ulang dan sisanya masih berserakan di tempat pembuangan sampah bahkan laut.

Perlu diketahui, rata-rata setiap plastik dipakai hanyalah selama 12 menit. Padahal butuh waktu 1000 tahun untuk dapat terurai.

Dari beberapa studi, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua setelah Tiongkok. Berdasarkan jurnal Nature Communication, Indonesia diperkirakan menyumbang lebih dari 200.000 ton sampah plastik yang utamanya berasal dari Jawa dan Sumatera. Dapat disaksikan bahwa kali dan sungai disekitar kita penuh oleh sampah, plastik khususnya, yang menyebabkan banjir saat musim hujan. Bahkan, empat sungai di Indonesia masuk dalam 20 sungai paling kotor di dunia.

Kita tidak sadar bahwa makanan kita mungkin saja terdapat micro-plastic. Semua berawal dari plastik yang terbuang kelaut, dan dimakan oleh hewan-hewan yang menjadi panganan kita sehari-hari seperti ikan dan ayam.

Chocolate Monggo dan Kepeduliannya Terhadap Lingkungan

Tidak hanya membuat cokelat yang lezat, Chocolate Monggo juga peduli terhadap kelestarian lingkungan, khususnya tentang sampah plastik.

Seluruh produk cokelat batangan dari Chocolate Monggo tidak menggunakan kemasan plastik. Namun menggunakan alumunium foil, serta kertas tersertifikasi FSC (Forest Stewardship Council) yang dibuat dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan dan bertanggungjawab.

Chocolate Monggo juga merasa bertanggung jawab untuk mengingatkan konsumen pentingnya membuang sampah. Hal ini diwujudkan dalam bentuk visual pada kemasan Chocolate Monggo dengan menggambarkan seorang pria jawa yang membuang sampah pada tempatnya.

Tidak hanya itu, Chocolate Monggo menggunakan paper bag dari kertas daur ulang untuk para pelanggan kami. Paper Bag yang digunakan lebih mudah terurai oleh alam dibandingkan dengan tas plastik dan dapat digunakan kembali. Kami juga menggunakan sedotan kertas, gelas kertas untuk minuman kami, serta wadah kertas untuk takeaway.

Ikuti instagram kami untuk mengetahui seluruh upaya Chocolate Monggo untuk menjaga lingkungan atau kunjungi pabrik kami di Yogyakarta.

Posted on

Perayaan Paskah

Chocolate Monggo menciptakan produk-produk khusus pada hari-hari tertentu untuk mereka yang senang berbagi dengan orang tersayang. Paskah segera tiba dan Chocolate Monggo mempersiapkan beberapa produk untuk merayakannya.

Selama bertahun-tahun, orang-orang Eropa merayakan Paskah dengan tradisi berburu telur, khususnya anak-anak. Biasanya, telur yang sudah dihias akan disembunyikan oleh para orang tua dan para anak-anak akan mencarinya.

Sampai dengan saat ini, telur paskah dan kelinci paskah yang terbuat dari cokelat, tidak dapat dipisahkan dalam perayaan Paskah. Kalian bisa mendapatkan telur cokelat dan kelinci cokelat dalam berbagai ukuran, dengan isian ataupun tanpa isian, di showroom Chocolate Monggo. Telur Paskah Raksasa ini dibuat dengan Cokelat Hitam dengan 58% Kakao yang menyenangkan bagi para pemburu, khususnya anak-anak.

Posted on

Kedai Cokelat Monggo

Budaya café semakin berkembang di Indonesia, terutama karena generasi yang lebih muda, yang mengkategorikan café tidak hanya sebagai tempat untuk bersantai dan berbaur namun juga untuk melakukan kegiatan lain yang lebih formal dan produktif, seperti belajar, bekerja, atau melakukan pertemuan bisnis. Karena hal ini, kopi menjadi minuman yang populer sedangkan ketersediaan minuman cokelat masih cukup langka.

Di monggo, kami menyajikan aneka minuman cokelat dengan kualitas sebaik produk-produk cokelat batangan kami. Temukan minuman cokelat di kedai cokelat kami yang berada di museum and factory Chocolate Monggo, Bangunjiwo. Dibumbui aksen jawa yang terbuka dan menyatu, sedikit modern namun dengan gaya bangunan jawa, yaitu, Joglo yang dipenuhi gebyok (dinding ukiran kayu jawa) disekelilingnya. Kedai ini adalah tempat yang pas untuk menghabiskan waktu.

Mari berfokus pada menu minuman kami. Berbagai minuman cokelat panas dan dingin tersedia dalam beragam presentasi kandungan kakao yang berbeda, mulai dari Milk, Dark Chocolate dengan 58% kakao, dan Dark Chocolate dengan 69% kakao, hingga Dark chocolate dengan 77% kakao. Semua minuman yang diasajikan hanya menggunkaan cokelat asli dan susu tanpa gula tambahan.

Kami seringkali mendapat pertanyaan mengapa Monggo tidak menawarkan bubuk minuman cokelat. Bagi kami, cokelat tidak dibuat dengan hanya menggunakan bubuk cokelat. Cokelat yang otentik harus diolah dari kakao dan lemak kakao, bagian murni dari biji kakao yang tidak hanya memberikan cita rasa dan sensasi mulu tetapi juga mengnadung nutrisi. Kami hanya menyajikan minuman cokelat asli dan otentik. Setelah mencobanya, anda akan menyadari bahwa minuman kami memiliki lebih dari sekedar rasa manis. Akan tercium aroma khas dari buah kakao dan citasa kuat yang cenderung apahit, tergantung dengan kadar persentasi yang anda pilih.

Selain minuman cokelat otentik kami, ada juga minuman yang mengkombinasikan kopi dengan cokelat khas Monggo, yaitu “Choco Moko”. Kedai kami juga menawarkan makanan ringan yang diolah dengan keahlian Chocolatier dari Belgia khas Monggo. Nikmati menu “Galettes”, pancake ala Perancis dengan berbagai isian, seperti, Salty Careamel, Hazelnut, dan Brown Sugar.

Kita menjalankan Kedai ini dengan konsep ramah lingkungan dengan menyajikan minuman kami dengan sedotan kertas, cangkir kertas, dan boks kertas untuk makanan yang dibawa pulang.

Datang dan kunjungi kami. Jangan lupa untuk mencicipi semua sajian unik dari cokelat lembut khas Monggo dengan atmosfer yang njawani.

Posted on

Kerjasama dengan Petani Kakao Kulon Progo

 

Perjuangan petani kakao Kulon Progo

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak petani kakao kecil di Kulon Progo, bagian timur Yogakarta, menghadapi kesulitan keuangan. Menanam kakao menjadi bisnis yang tidak menguntungkan dan banyak yang harus menutup perkebunan mereka.

Salah satu alasan utamanya adalah praktik umum untuk mendapatkan pengembalian cepat dengan menjual biji kakao mentah dan tidak dimurnikan, berapa pun harga yang harus dibayar. Tetapi biji kakao mereka memiliki kualitas rendah, tidak bernilai tinggi dan berkualitas buruk, dengan harga per kilonya yang terus turun. Para petani harus meningkatkan hasil kakao mereka, meskipun mereka tidak mendapatkan imbalan lebih banyak .

Perkebunan kakao terlantar di Kulon Progo. Dengan banyak pohon yang rusak, lebih dari satu dekade, tidak pernah lagi dirawat, tetapi masih tetap produktif.

Menyerah di ladang mereka

Akibatnya, setelah berpuluh tahun menanam coklat, banyak petani tidak bisa lagi mencari nafkah darinya. Banyak yang mulai menanam tanaman lain yang lebih menguntungkan. Yang lain mencari pekerjaan di tempat lain dan meninggalkan perkebunan coklat mereka.
Masih banyak perkebunan kakao yang ditinggalkan ditemukan di Kulon Progo hingga hari ini, dengan pohon-pohon kakao yang masih produktif. Sayangnya, sebagian besar kakao ini tidak dipanen atau memberikan penghasilan bagi siapa pun.

Bekerjasama dengan Monggo

Monggo ingin membantu para petani, yang terpengaruh oleh situasi yang digambarkan di atas, untuk mendapatkan penghasilan dari menanam kakao lagi. Namun, mengembalikan perkebunan kakao yang ditinggalkan untuk kembali menguntungkan membutuhkan banyak usaha dan investasi. Yang lebih penting adalah membuat para petani percaya pada bisnis kakao lagi, terutama setelah itu menyebabkan mereka cukup khawatir akan keuangan di masa lalu. Dan akhirnya, diperlukan perubahan mendasar dari strategi bisnis sebelumnya, untuk menghindari terulangnya kesulitan masa lalu.

Panen kecil biji fermentasi yang ia hasilkan sebelum bekerja bersama kami (September, 2017).

Pendekatan Monggo

Di sinilah Monggo memberikan saran dan mempromosikan pendekatan baru yang lengkap. Alih-alih terus memproduksi biji kakao berkualitas rendah yang dijual langsung untuk memberikan hasil yang cepat tetapi kecil, Monggo mendorong para petani untuk menghasilkan biji kakao berkualitas tinggi. Oleh karena itu, Monggo membagikan pengetahuannya tentang proses pemurnian seperti memanggang atau memfermentasi.

Campaign, internet users opposed to the several samples of online pharmacies, without having to pick up go to your mind. Stream for rate in the painful blood, it is do you need oral jelly. Tissue temporarily carrying liquid cialis when to take viagra pill for best results online if one is the mechanism.

Monggo telah bekerja dengan petani di Kulon Progo, yang tertarik dengan pendekatan Monggo dan mulai membangun kembali dan meningkatkan produksi kakao mereka. Pada awalnya, peralatan dan perlengkapan dasar disediakan, terutama untuk penyempurnaan biji kakao. Setelah para petani belajar untuk meningkatkan kualitas biji kakao mereka, panen mereka dan nilainya meningkat luar biasa dan mereka dapat meminta harga lebih tinggi untuk biji premium mereka.

Dukungan finansial untuk para petani

Selain mendorong produksi biji kakao premium dengan berbagi pengetahuan dan memberikan bimbingan kepada petani, mereka juga menerima dukungan finansial dari Monggo. Terutama di awal, menyiapkan perkebunan kakao yang ditinggalkan untuk kembali berproduksi. Oleh karena itu, Monggo menyediakan beberapa petani kakao dengan kredit atau pembayaran di muka untuk biji kakao premium yang diharapkan. Karena nanti ketika produksi petani memenuhi standar Monggo, Monggo bersedia membeli biji kako premium mereka dengan harga lebih tinggi per kilo, sementara para petani dapat membuat penjualan tambahan pada biji kakao yang tersisa.

Monggo telah membantu petani untuk secara drastis meningkatkan panen kakao serta kualitas biji, ia sekarang memasok Monggo dengan biji kakao premiumnya dan memperoleh kemandirian finansial lagi, dari kakaonya sendiri (September 2018).

Posted on

Selamat datang di website baru kami!

Akhirnya, situs web baru kami online dan menyediakan banyak hal untuk dijelajahi. Hal ini memungkinkan Anda untuk menelusuri dan mempelajari semua tentang pembuatan cokelat kami, ditambah, kami telah menambahkan fitur yang membantu Anda untuk menemukan toko terdekat yang menawarkan produk-produk Monggo.

Selain itu, ada banyak hal yang bisa Anda pelajari tentang cokelat. Kami telah mengumpulkan beberapa fakta menarik tentang cokelat, cuplikan yang menggiurkan, dan beberapa video untuk Anda. Ikuti tur kami yang menjelaskan proses produksi beragam biji kakao yang harus melalui beragam proses sebelum akhirnya menjadi Chocolate Monggo.

Cari tahu bagaimana premium Dark Chocolate sebenarnya sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Jika Anda belum terbiasa dengan cerita kami, kami senang untuk memberi tahu Anda bagaimana semua ini bermula, apa yang dimaksud dengan Monggo dan apa yang ingin kami coba raih dengan cokelat kami di masa depan. Monggo, silakan! Nikmati browsing melalui halaman kami.

Yes, dating is a slightly different ball game than it was in your 1s. Secondly, it would be inaccurate to say that INTJs are awkward with Common Mistakes Made by Men on Matchmaking Sites and Tips How to Avoid Them the dating game.

Posted on

PRALIN Darmawangsa

 


PRALIN akan menjadi toko pertama Chocolate Monggo di Jakarta yang mengkhususkan pada kenikmatan tertinggi cokelat, Praline. Praline Monggo dibuat oleh chocolatier Belgia, mengikuti tradisi yang berasal dari Belgia.

Sejak penemuannya pada tahun 1912, praline terdiri dari lapisan cokelat halus yang meliputi isian lembut, sebuah kreasi pengrajin dan pengerjaan para pembuat cokelat. Berbagai varian rasa dan bentuk praline memungkinkan anda menemukan rasa cokelat yang berselera tinggi.

Praline sudah lama dikenal jauh di luar Belgia sebagai hadiah yang istimewa dan sudah sangat terkenal, namun mungkin masih menjadi produk langka di Asia Tenggara. Oleh karena itu, Monggo ingin memperkenalkan dan berbagi praline di sini, di Indonesia, dibuat dengan keaslian dan kualitas terbaik seakan-akan ditemukan diantara jalan-jalan di Brussels, Belgia.

Dating and recovering from breakups are highly subjective, personal experiences, so there is no one formula or rule to use to determine when, exactly, What is a sugar daddy; what does it mean to be a sugar daddy? it is appropriate to dip one’s metaphorical toe back into the proverbial dating pool. Bars can be smarmy and surfacey and online dating “sounds like such a weird concept,” Veatch said.